Archivo de October de 2010

Manfaat Mengejutkan Buah Apel

Uncategorized | Publicado por admin 18 de October de 2010

VIVAnews - Mengonsumsi makanan sehat seperti buah memang sangat dianjurkan. Salah satu buah yang bisa Anda masukkan dalam menu sehat harian Anda adalah apel.

Buah berkulit mengilap dan memukau ini ternyata menyimpan banyak manfaat kesehatan untuk tubuh Anda. Seperti dikutip dari laman Shine, ketahui manfaat kesehatan dalam buah apel:

1. Mereka Makanan Lambat

Dikemas dengan kandungan serat lima gram mampu memenuhi 20 persen dari nilai asupan gizi harian Anda. Tekstur buahnya yang renyah bisa memaksa Anda untuk berusaha mengunyah. Kegiatan ini bermanfaat sebagai pengganti senam wajah.

Selain itu, pemanis alami dalam apel mampu memasuki aliran darah secara bertahap, membantu menjaga kadar gula darah dan tingkat insulin stabil sehingga Anda merasa kenyang lebih lama.

2. Melindungi Paru dan Mencegah Asma

Berdasarkan penelitian yang dikembangkan dari Britania Raya menyatakan, wanita yang mengonsumsi buah apel secara rutin saat mengandung bisa memberikan keuntungan kesehatan pada bayi yang akan dilahirkannya.

Selain itu, konsumsi apel bisa mencegah anak mengembangkan penyakit asma ketika usianya mencapai lima tahun. Buah ini juga dapat melindungi paru-paru orang dewasa, menurunkan resiko asma, kanker paru-paru, dan penyakit lainnya.

3. Pengikis Kolesterol

Berkat dua komponen kunci, pektin (sejenis serat) dan polifenol (antioksidan kuat), apel dapat mengambil mereduksi kadar kolesterol darah dan mencegah oksidasi LDL (”buruk”) kolesterol, proses kimia yang mengubah menjadi plak penyumbatan arteri.

Trik untuk memaksimalkan manfaatnya, jangan membuang kulitnya, kulit apel memiliki dua sampai enam kali senyawa antioksidan seperti daging.

4. Melawan Kanker

Lab penelitian telah menunjukkan bahwa beberapa senyawa dalam buah berair dan berdaging renyah ini mampu membunuh pertumbuhan sel kanker. Namun, khasiatnya akan bekerja baik jika buah ini dikonsumsi secara utuh.

Orang yang mengunyah lebih dari satu hari lebih, berisiko rendah menderita kanker, mulai dari kanker mulut, esofagus, usus besar, payudara, ovarium, prostat, dan lain-lain. Para penelitia Italia memperkirakan, mereka yang mengonsumsi apel secara rutin bisa mencegah penyakit mematikan ini 42 persen.

5. Mencegah Pikun Dikemudian Hari

Mungkin karena mereka meningkatkan produksi asetilkolin, zat kimia yang mentransmisikan pesan antara sel-sel saraf, sehingga kandungan apel mampu menjaga ketajaman otak seiring pertambahan usia, meningkatkan memori, dan berpotensi mengurangi kemungkinan mendapatkan penyakit Alzheimer.

Penelitian terbaru ini telah dibuktikan oleh para peneliti dari University of Massachusetts di Lowell.

sumber: http://id.news.yahoo.com/viva/20101017/tls-manfaat-mengejutkan-buah-apel-34dae5e.html

Tips Cara Mencegah Stress Kerja Di Kantor & Menikmati Pekerjaan

Uncategorized | Publicado por admin 16 de October de 2010


Bekerja memang sesuatu yang kadang malas untuk anda jalani namun karena tuntutan kebutuhan hidup maka mau tidak mau anda harus menjalankannya. Agar bekerja bisa betah dan menyanangkan dibutuhkan usaha diri sendiri dan dukungan dari lingkungan sosial di kantor tempat anda bekerja. Berikut ini adalah cara untuk mencegah stres kerja di kantor :

1. Tinggal dekat dengan kantor / akses mudah

Tinggal di rumah yang jauh dari kantor membutuhkan usaha yang keras untuk berangkat ke kantor dan pulang ke rumah. Jika terlalu jauh ditakutkan bisa membuat badan anda capek ketika sampai di kantor dan ambruk ketika sampai di rumah. Mungkin dengan memilih lokasi tempat tinggal yang hanya beberapa langkah dari tempat kerja dapat membuat anda hidup lebih segar tanpa harus memikirkan perjalanan panjang yang harus ditempuh setiap harinya.

2. Tidak membawa pulang kerjaan

Di rumah adalah waktunya anda menjalankan hidup sosial, sehingga anda wajib menghindari lembur di rumah membawa pekerjaan, apalagi melibatkan anggota keluarga untuk membantu menyelesaikan tugas-tugas dari kantor. Hal ini bisa berujung pada masalah hubungan sosial dengan isteri/suami, anak, orangtua, tetangga, dan lain sebagainya.

3. Akrab dengan rekan, atasan dan bawahan kekeluargaan

Jika teman-teman dan atasan di kantor sudah anda anggap seperti keluarga sendiri, maka anda bekerja bisa jadi nyaman serta akan saling membantu dan mendukung jika mengalami kendala-kendala dalam bekerja. Usahakan hubungan anda dengan bos atau atasan anda akrab dan tidak saling jaim (jaga image) seperti teman atau orang tua, namun anda tetap hormat kepadanya dan menghormati ketika dia marah.

4. Bekerja untuk ibadah bukan uang semata

Jangan lupa menjalankan ibadah anda selama menjalankan berbagai tugas kantor seperti solat wajib, salat sunat, puasa wajib, puasa sunah, dan lain-lain. Jika anda bekerja ikhlas demi Allah dan tidak banyak mengharap imbalan yang besar, maka anda bekerja akan tenang, nyaman, damai, tentram dan tanpa beban.

5. Selalu cari cara untuk mempermudah pekerjaan

Selalu pikirkan cara dan metode baru yang dapat membuat pekerjaan yang tadinya butuh waktu lama jadi sebentar. Coba pelajari teknologi-teknologi baru, fitur/rumus office baru, ikut seminar, coba-coba trial eror, tanya ke senior atau pakar, dan lain-lain.

6. Mencari peluang kerja lebih enak

Mungkin bisa saja posisi anda saat ini di kantor tidak sesuai dengan yang anda inginkan secara horisontal. Misalnya anda suka kerja di lapangan namun anda ditempatkan perusahaan di balik layar komputer terus-menerus sepanjang hari. Cobalah utarakan unek-unek anda masalah penempatan dengan bagian hrd, mungkin mereka bisa membantu. Bisa juga tunjukkan saja kemampuan dan dedikasi anda pada perusahaan karena bisa jadi jika ada posisi kosong, anda bisa dipertimbangkan perusahaan untuk naik mengisi jabatan itu.

7. Tidak menggantungkan hidup pada pekerjaan

Jika kondisi perusahaan sedang gonjang-ganjing, maka anda bisa ikut sport jantung karena berhubungan dengan kelangsungan hidup anda dan keluarga anda. Tetapi jika anda punya bisnis lain maka anda bisa tenang walaupun kantor anda mau pailit dan bubar jalan. Di saat senggang pikirkanlah kira-kira peluang dan usaha apa yang bisa anda jalankan sesuai dengan modal yang anda miliki. Jangan takut untuk mencoba jika usaha sampingan yang anda jalani belum berhasil alias gagal.

8. Isi waktu istirahat/luang dengan yang berguna/bermanfaat

Pada saat jam istirahat jangan dihabiskan untuk hal-hal yang tidak penting seperti main game sendirian, nongkrong di warteg, kerja terus, aktivitas pemerah tenaga, dan lain-lain. Isi waktu senggang di kantor dengan hal-hal yang bisa mendukung pekerjaan anda seperti tidur siang sebentar, makan-makan dengan teman sekerja, nbobrol dengan banyak teman, cuci mata, jalan-jalan, merintis bisnis sampingan, dan masih banyak aktivitas berguna lainnya.

9. Meninggalkan budaya buruk perusahaan

Kadang ada budaya yang berlaku di dalam perusahaan yang dapat membuat pegawai tidak nyaman dan bisa membuat pusing/stress. Contohnya yaitu seperti junior harus hormat dan menjunjung tinggi senior, membatasi hubungan sosial, pelit mengeluarkan uang untuk senang-senang pegawai, semena-mena pada pegawai, dan lain sebagainya.

10. Rajin bercanda

Salama bekerja dan istirahat kerja tidak ada salahnya anda bercanda dengan orang-orang yang ada di sekitar anda untuk mencairkan suasana. Selama hal itu dilakukan dalam koridor yang wajar dan tidak mengganggu pekerjaan, maka bercanda yang sehat boleh-boleh saja. Banyak bercanda dan tertawa bisa meningkatkan hubungan pertemanan, menghilangkan beban pikiran, membuat badan dan pikiran jadi segar, dan lain-lain.

11. Kuasai bidang kerja dan permasalahannya

Pelajari masalah-masalah yang mungkin terjadi saat anda bekerja, lalu cari tehnik-teknik penyelesaiannya yang terbaik. Nanti, saat masalah yang telah anda perhitungkan muncul, anda minimal sudah punya solusi terbaik versi anda yang dapat anda praktekan tanpa membuang banyak waktu untuk berpikir. Jika pekerjaan yang anda tekuni telah anda kuasai dari a sampai z, maka anda akan lebih cepat menyelesaikan pekerjaan dan tidak menuntut banyak pikiran.

12. Mengatasi konflik dengan kepala dingin serta musyawarah

Konflik di kantor adalah hal yang biasa baik terjadi antara karyawan dengan karyawan maupun antara karyawan dengan perusahaan. Untuk itulah jika anda sedang berada dalam konflik, anda harus sesegera mungkin menyelesaikannya dengan win win solution tanpa kekerasan secara musyawarah. Jika ada masalah selesaikanlah dengan tenang tanpa emosi agar penyelesaian berjalan tanpa memunculkan masalah baru.

13. Bawa barang-barang yang anda sukai atau menghibur

Tidak ada salahnya anda membawa bingkai foto keluarga, boneka kesayangan, pajangan-pajangan unik, aksesoris lucu-lucu, atk yang unik-unik, majalah hobi, makanan ringan kesukaan anda, dan lain-lain. Buat senyaman mungkin dengan menyeting tempat kerja atau ruang kerja anda sesuai dengan apa yang anda mau, tetapi tetap wajar tidak nyeleneh.

Jika segala macam upaya telah anda lakukan namun ternyata tidak ada perubahan yang berarti di saat anda tertekan, maka ada baiknya untuk mulai melirik pekerjaan lain yang sesuai dengan bakat dan minat anda. Siapa tahu dengan pindah kerja di tempat yang baru bisa membuat anda bahagia lahir dan batin.

sumber : http://uniqpost.com/672/tips-cara-mencegah-stress-kerja-di-kantor-menikmati-pekerjaan/

Tips Menghadapi Lingkungan Kantor

Uncategorized | Publicado por admin 16 de October de 2010

Sebab bagaimanapun, Anda akan lebih mudah mengaktualisasikan diri jika diterima dengan baik oleh lingkungan kerja Anda. Sedih rasanya jika lingkungan kerja tidak menerima Anda. Anda bagai bekerja di tengah-tengah suku terasing. Mau tau tidak tanda-tanda atau ciri-ciri bahwa Anda kurang atau bahkan tidak diterima di lingkungan kerja Anda. Nah, sebelum terjadi pada diri Anda, coba simak tanda-tandanya:

1. Orang-orang enggan membalas senyum dan sapaan Anda

Bagaimana perasaan Anda jika Anda sudah mencoba tersenyum seramah mungkin tetapi orang yang Anda senyumi hanya menanggapi dengan dingin? Pasti menyakitkan bukan..? Apalagi bila sapaan Anda hanya dianggap “angin lalu”.

2. Nggak ada yang bersemangat melakukan kegiatan bersama Anda

Hal satu ini merupakan ciri-ciri yang paling jelas bahwa Anda tidak diterima oleh lingkungan kerja Anda. Kalau merekagosip-2 terkesan ogah-ogahan bekerja sama dengan Anda, Anda harus segera tanggap bahwa Anda kurang diterima oleh mereka. Seandainya pun mereka mau melakukannya, mereka terkesan sangat terpaksa.

3. Basa-basi mereka pada Anda terlihat berlebihan

Jika basa-basi yang mereka lontarkan pada Anda terkesan berlebihan, maka hati-hati! Jangan menganggap bahwa basa-basi yang kelewatan itu sebagai pertanda baik. Justru sebaliknya, basa-basi yang berlebihan merupakan pertanda bahwa sebenarnya mereka menganggap Anda tidak perlu dilibatkan dalam lingkungan mereka.

4. Anda dilewatkan dalam kegiatan yang dilakukan bersama

Jika rekan-rekan di kantor nggak pernah lagi mengajak Anda makan bersama, ngobrol, ataupun kegiatan lain yang kerap dilakukan bersama, maka hal ini merupakan pertanda bahwa mereka merasa tidak nyaman bersama Anda. Atau jika rekan-rekan Anda tengah merencanakan rekreasi bersama sementara Anda tak diikutsertakan, jelas ini merupakan indikasi bahwa mereka malas berbagi kesenangan bersama Anda. Mungkin mereka merasa kehadiran Anda justru merupakan suatu gangguan.

5. Banyak hal yang dirahasiakan pada Andagosip

Jika mereka sedang bicara dan ngobrol tetapi kemudian terdiam saat Anda lewat, maka ini juga merupakan tanda bahwa Anda kurang diterima oleh mereka. Mereka tidak ingin pembicaraannya terdengar oleh Anda, sekalipun itu bukan sesuatu yang amat rahasia.

Nah, apakah Anda merasakan tanda-tanda tersebut? Kalau Anda merasakannya, jangan cepat mengambil keputusan bahwa merekalah yang salah. Kalau hampir semua orang bersikap demikian pada Anda, mungkin Andalah yang harus introspeksi diri. Siapa tahu sikap Anda selama ini sama sekali tak menyenangkan. Misalnya selama ini Anda terlalu sok tahu, sok pintar, atau mungkin juga Anda sering mencela dan mencari kesalahan orang lain. Jika memang demikian sifat Anda, maka mulailah mengubahnya! Ingat, jika Anda ingin diterima oleh lingkungan, Anda harus tampil sebagai pribadi yang pandai menyesuaikan diri. Anda setuju…?

Sumber: Diksi, Bekerja itu Bahagia, hal 153-156

Bekerja Bukan hanya mencari kesibukan

Uncategorized | Publicado por admin 16 de October de 2010

Tak perlu berpura-pura sibuk.

Orang dinilai dari karya yang dituntaskan dan bagaimana ia mengerjakannya.

Bukan dari seberapa lama ia duduk di balik meja kerja, atau seberapa banyak pertemuan yang diikutinya, atau seberapa padat jadwal waktunya. Sungguh jauh berbeda pengertian sibuk dengan bekerja.

Pekerjaan terkadang menuntut anda untuk sibuk. Namun, sibuk tidak selalu berarti bekerja. Berperilaku sibuk lebih mudah dilakukan ketimbang bekerja.

Apakah anda sibuk agar tampak bekerja?

Bekerjalah bukan untuk mencari kesibukan, namun untuk menciptakan sebuah karya.

Ayam betina mengerami telur-telurnya dengan sikap tenang dan waspada.

Karena itulah yang terbaik bagi telur-telurnya agar menetas dengan selamat. Ada orang yang mengerjakan banyak hal tanpa harus menjadi sibuk; apalagi berpura-pura sibuk.

Mereka memiliki ketenangan dalam dirinya serta memberikan kepercayaan penuh waspada pada orang lain. Berjalan terburu-buru atau bersikap tergopoh-gopoh seolah tak punya waktu, mungkin mencerminkan kesibukan, namun juga sebuah ketegangan.

Lihatlah, ketenangan pun memberikan hasil yang tak kalah sempurna.
*********************************************************************

SmartWork:

7 SIFAT YANG TAK DISUKAI ATASAN
Buntje Harboenangin

Salah satu kunci sukses dalam bekerja adalah kemampuan bekerja sama dengan “Bos” atau atasan. Untuk itu anda harus menjaga jangan sampai atasan tidak menyukai anda. Nah, sehubungan dengan itu, ada tujuh sifat yang tak disukai setiap atasan — siapapun, dan kapanpun. Ketujuh sifat tersebut yang perlu kita buang jauh-jauh adalah:

1–Pembohong

Siapa suka bekerja dengan orang yang tak jujur? Tentu tak ada. Siapapun sukar bekerja dengan orang yang akan mengatakan A padahal kenyataannya B.

Apalagi seorang atasan yang menggantungkan informasi pada bawahannya. Ia pasti tak suka bila ada yang mengatakan laporan sudah dikirim, padahal belum. Mungkin anda takut atasan akan marah sehingga terpaksa berbohong.

Tetapi, jangan lupa, begitu dia tahu anda berbohong, dia akan lebih kecewa dan jengkel. Apalagi kalau ketidakjujuran itu menyangkut uang atau harta perusahaan. Bukan tidak mungkin anda akan diberhentikan.

2–Melempar Tanggung Jawab

“Bukan saya, tetapi mereka yang …,” inilah kalimat yang acapkali diucapkan oleh pelembar tanggung jawab. Sudah jelas-jelas bahwa kekeliruan pengiriman barang adalah kesalahannya dalam menulis pesanan, tetapi dia katakan pemasoklah yang salah mengirim. Sifat seperti ini tak akan disukai atasan.

Umumnya atasan masih bisa menerima terjadinya kesalahan yang tak disengaja tetapi akan jengkel bila si pembuat kesalahan ternyata tak mau bertanggung jawab.

3–Pembelot

Sifat inipun sangat menjengkelkan setiap atasan. Atasan mana yang tak kesal jika perintahnya dianggap angin lalu. Contohnya, sudah diatur bahwa laporan mingguan harus diserahkan setiap akhir minggu, tetapi Tito tak pernah mau membuatnya. Kalau ditagih malah mengatakan sistem laporan itu tak ada gunanya dan kemudian mengajak berargumentasi. Atasan pun membenci bawahan yang suka menerobos dan mengabaikan prosedur. Anton, misalnya, seorang salesman, dengan gampangnya menjanjikan potongan harga yang lebih
besar daripada potongan yang ditetapkan. Akibatnya? Atasan jadi repot menghadapi tuntutan pelanggan. Bagi Anton, yang penting targetnya tercapai, dagangannya laku, dan soal prosedur adalah omong kosong. Sifat membelot dan main sodok ini bukan sifat yang baik dari seorang bawahan.

4–Tak Disiplin

Setiap perusahaan punya aturan, dan salah satu tugas atasan adalah menjaga agar aturan berjalan lancar. Tentu dia akan jengkel apabila anda sering terlambat masuk kantor, ngobrol tak berketentuan selama jam kerja, sering absen tanpa alasan, dan sebagainya Dan ketidakdisiplinan ini bukan saja menjengkelkan, tetapi juga seperti penyakit yang mudah menular pada karaywan lain.

5–Selalu Mengeluh

Asti sebenarnya rajin dan baik hati, sayangnya dia punya segudang keluhan. Ada saja yang dikeluhkan. entah itu AC yang kurang dingin, deadline yang mepet, tugas terlalu bertumpuk, teman kerja cerewet, kursi terlalu keras, dan sebagainya. Celakanya semua keluhan ini dia tumpahkan pula pada atasannya di setiap kesempatan. Tentu saja atasan jadi kesal. Atasan khan bukan psikolog atau penampung keluhan. Mungkin Asti hanya cari perhatian, tetapi yang pasti sifat suka mengeluh ini tak akan pernah disukai atasan.

6–Loyo

Tak ada atasan yang suka pada bawahan yang tampak loyo dan tak bersemangat. Keloyoan ini bisa tercermin dari muka murung, tampang mengantuk, atau pakaian acak-acakan. Bisa juga terlihat kalau sedang mengerjakan tugas dengan malas-malasan, atau setengah hati, lamban, dan akhirnya mengganggu kelancaran pekerjaan. Bukan itu saja, yang membuat atasan tak suka hal demikian, karena keloyoan akan mudah menciptakan suasana kerja yang tak bergairan pada orang lain.

7–Tak Punya Dedikasi

Dedikasi artinya pengabdian. Seorang bawahan yang berdedikasi tak hanya menyelesaikan tugasnya dengan baik. Kalau perlu ia pun mau bekerja di luar jam kerja tanpa terlalu mempersoalkan imbalan. Bahkan tak segan untuk membantu pekerjaan orang lain bila diminta. Yang penting baginya semua pekerjaan lancar dan perusahaan pun maju. Sebaliknya ada bawahan yang selalu berhitung untung rugi. Dia hanya mau mengerjakan tugasnya sendiri dengan seadanya saja tanpa mau mengejar prestasi. Pulang selalu tepat waktu, bahkan jam kerja belum lagi usai dia sudah berkemas-kemas. Bila diberi tugas di
luar jam kerja mungkin masih mau menerima tetapi dengan muka masam atau langsung menolak. Sifat semacam ini sungguh menggemaskan atasan.
*********************************************************************

CEO’s Tips:

AMBILLAH JATAH CUTI ANDA
Jeffrey J. Fox

Kebodohan seorang manajer menyebabkan mereka tak bisa memperoleh cuti.

Karenanya, anda harus bisa menyusun tugas, pekerjaan dan tanggung jawab agar anda terhindar dari macetnya fungsi bagian anda ketika anda tak berada ditmpat. Sebab, adakalanya anda harus melakukan perjalanan keliling untuk menemui para mitra bisnis.

Bagi para peniti karier, ada beberapa alasan untuk mengambil cuti.
Misal, melakukan perjalanan yang memberi peluang untuk bertemu dengan orang yang berpotensi membantu karier anda kelak. Atau, mengamati gaya hidup, trend baru, cara-cara lain dalam menjalankan bisnis, datau meningkatkan pengetahuan anda. Cuti juga dapat anda gunakan untuk menulis sebuah buku atau melatih ketrampilan anda, misal, fotografi. Singkatnya, cuti adalah waktu paling tepat untuk memikirkan dan membuat rencan. Anda juga bisa sekedar mengambil liburan untuk menjaga kesegaran otak anda saat kembali menghadapi pekerjaan dan menyelesaikan tugas-tugas yang berlimpah.

Jangan pernah melakukan perjalanan liburan tanpa rencana. Buatlah rncana itu jauh-jauh hari. Pilihlah tempat tujuan untuk menghabiskan liburan setahun sebelumnya, Kemudian, anda harus segera memberitahukan jadwal keberangkatan anda pada atasan. Jangan pernah membatalkan rencana cuti.

Jangan pula memberikan nomor telepon tempat anda berada pada kantor. Saat mengambil cuti, perluas pengalaman anda dan pergilah ke tempat yang berbeda-beda. Tapi jangan pernah anda tak mengambil jatah cuti anda.

sumber: http://bloghaslimnursalim.blogspot.com/2009/05/bekerja-bukan-sekedar-untuk-mencari.html

Membangun sikap mental pantang menyerah

Uncategorized | Publicado por admin 16 de October de 2010

1. Kalau Anda mempunyai kecendrungan mudah menyerah, maka langkah pertama pertama yg paling penting adalah mengakui kelemahannya itu. Dengan menyadarinya , Anda akan lebih siap untuk memperbaikinya.

2. motivasikanlah diri Anda untuk mengembangkan sikap pantang menyerah. Sikap ini diperlukan untuk meraih keberhasilan dalam hidup. Perhatikanlah artis, atlit,karyawan dapat menajak karirnya karena berprestasi, mereka umumnya memperjuangkan apa yg ingin diraihnya dengan daya dan upaya yg optimal. Sebaliknya , orang2 yg mudah menyerah , frustasi dan mudah putus asa adalah orang2 yg gagal.

3. Berpikirlah bahwa Anda bisa dan akan berhasil meraih apa yg Anda inginkan. Keyakinan ini akan membuat Anda lebih efektif dibandingkan bila Anda terlalu mengantisipasi kemungkinan buruk. Menurut para ahli , orang yg optimis mempunyai kemungkinan yg lebih besar untuk berhasil dibanding orang yg pesimis. Mengapa ? Karena keyakinan yg positif akan mempengaruhi mental dan fisik secar signifikan untuk mendapatkan apa yg di yakininya.

4. Arahkan mata Anda pada tujuan , bukan pada hambatan . Bila Anda memandang pada tujuan , maka hambatan tidak akan menakutkan. Tapi sebaliknya , bila Anda terfokus pada hambatan , Anda akan mudah kehabisan daya juang.

5. Beranilah mengambil risiko namun dengan perhitungan yg mantap , Hadapi dan alamilah pengalaman dan petualangan baru. Keberanian yg benar bukan berarti seperti orang yg terjun bebas ke jurang, tapi seperti orang yg menuruninya setahap demi setahap dengan persiapan yg matang.Kalau Anda tidak berani mengambil resiko , tentu saja Anda berada pada tempat yg aman , namun Anda tidak akan berkembang.

6. Hadapilah semua tantangan dengan penuh keberanian .Anggaplah tantangan sebagai “Sparring Pathner” yg akan membuat Anda semakin kuat , bukan sebagai raksasa yg menelan Anda. Semakin banyak tantangan , semakin berani menghadapinya, maka semakin terbentuk karakter yg kuat.

7. Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan bahwa Anda tidak akan berhasil bila pada usaha Anda mengalami kegagalan. Belajarlah daridari kegagal itu agar didapat gambaran yg lebih baik lagi.

8. Teruslah berusaha, terkamlah segala kesempatan yg ada , karena kesempatan itu tak datang untuk kedua kalinya !, tidak ada pendobrak kegagalan yg sekuat nilai “kegigihan” . Ingatlah filsofi air yg bisa melubangi batu dengan tetesan yg terus terus-menerus.

9. Imbangi kegigihan Anda dengan pemikiran yg kreatif. Bila perjalanan Anda terhalang oleh batu cadas , Anda tidak perlu membenturkan kepala Anda untuk membuktikan bahwa Anda pantang Menyerah. Berhentilah sejenak dan pikirkanlah bagaiman cara mengatasinya. carilah jalur alternatif !

10. Jangan terpengaruh oleh kegagalan orang lain, tapi biarlah keberhasilan orang lain memotivasi kita. Belajarlah dari kegagalan dan kesalahan orang lain tanpa hrus mengalaminya sendiri. Dengan cara itu Anda menghemat banyak sekali waktu dan energi Anda yg sangat berharga.

sumber : http://bloghaslimnursalim.blogspot.com/2009/05/membangun-sikap-mental-pantang-menyerah.html