Archivo de October de 2009

Antara Kerja dan Keluarga, Pilihan dan Tantangan

Uncategorized | Publicado por admin 31 de October de 2009

kerja-dan-tantangan

Banyak yang mengatakan bahwa menjadi fulltime ibu rumah tangga adalah pekerjaan, tapi bagaimana kalau tetap ingin mengejar karir dan tetap memprioritaskan keluarga? Cara terbaik untuk mendapatkan keseimbangan antara tuntutan sebagai orang tua dan karir memang tidak mudah apalagi memiliki seorang bayi. Sesuatu yang pasti lebih sulit didalam memutuskannya jika anda akan membawa bayi ke dalam pertimbangan. Hal itu merupakan tanggung jawab yang besar khususnya bagi wanita untuk mengejar karir dan ibu rumah tangga.

Dua hal tersebut merupakan saat yang paling penting bagi beberapa orang dan hal yang penting jika harus melakukan kerja dan keluarga adalah fleksibilitas dan kesabaran. Berikut adalah beberapa tips praktis mencapai keseimbangan antara kerja dan keluarga.

1. Anda tidak perlu melakukannya sendiri

Minta bantuan. Menjaga keluarga tidak dilakukan oleh satu orang saja yang ditunjuk. Jika anak-anak Anda cukup besar mungkin dapat meminta bantuan dari mereka untuk melakukan beberapa pekerjaan rumah atau Anda juga meminta bantuan suami. Diskusikan dengan orang-orang sekitar anda tentang bagaimana semua dapat berkontribusi untuk membuat proses transisi Anda antara karir dan keluarga. Meminta saran dari keluarga Anda karena keluarga anda merupakan suatu tim.

2. Talk to your boss

Apakah perusahaan tempat anda bekerja memiliki waktu yang fleksibel? berbicaralah kepada atasan anda mengenai posisi anda antara karir dan keluarga.

3. Memprioritaskan

Buatlah daftar semua hal tentang kehidupan rumah tangga menempatkan pada prioritas tertinggi dan kemudian membuat daftar semua hal yang berkaitan dengan pekerjaan. Hal ini mungkin termasuk juga pertimbangan masalah keuangan.

4. Menetapkan tujuan realistis

Jadikan anda untuk fleksibel dan realistis dalam perencanaan tiap hari. Membuat daftar tentang apa yang perlu dilakukan.

5. Bersiaplah untuk hal yang tidak terduga

Anak anda mungkin jatuh sakit atau babysitter tidak dapat menjaga anak anda. Anda mungkin harus terlambat kerja karena beberapa keadaan tidak terduga. Anda harus selalu mempersiapkan diri untuk keadaan darurat yang diluar perencanaan anda.

6. Be Organised

Segala tugas-tugas kerja, kegiatan sekolah anak, janji dokter, rapat kerja, dan sebagainya. Semua tugas anda dan anak anda sebaiknya selalu dicatat, hal ini dapat menghindari dari ‘lupa’ kewajiban keluarga.

7. Tetap fokus & kualitas waktu untuk diri sendiri

Try to be positif, jangan pernah melihat kenapa anda harus kembali bekerja. Pastikan semua hal (kerja dan keluarga) dapat terlaksana dengan baik sehingga tetap fokus. Tingkatkan kualitas waktu anda sendiri dengan melakukan liburan dan relaksasi dengan seluruh anggota keluarga.

Pada dasarnya, Anda sudah mendapat hal untuk menetapkan batas antara kerja dan kehidupan rumah tangga.

Sumber http://www.f-buzz.com

Tips Hadapi Bad Mood di Tempat Kerja

Uncategorized | Publicado por admin 31 de October de 2009

bad-mood

Pernahkah kita mengalami perasaan bad mood atau tidak bersemangat di tempat kerja ? pagi-pagi kita pergi kerja tetapi dengan bad mood? Memang manusia merupakan makhluk yang spesial, yang memiliki perasaan yang kompleks. Antara satu orang dengan orang yang lain, bisa mengalami perasaan yang berbeda. Adakalanya perasaan semangat, senang, bahagia tetapi ada juga perasaan sedih, bosan, tidak bersemangat atau jenuh. Ketika dalam kondisi perasaan sedih, bosan atau tidak semangat, tubuh kita juga ikut bereaksi, badan terasa lemas, mengantuk dan akhirnya aktifitas kita pun terganggu. Performa kerja pun ikut turun, mungkin bagi pekerja kantoran akan mempengaruhi karir atau bonus yang akan diterima dan bagi orang yang wiraswasta atau bekerja sendiri akan mempengaruhi penghasilannya.

Memang ketika bad mood melanda pada diri kita, memaksa kerja pun akan didapat hasil yang kurang maksimal. Dan bagaimana mengatasi hal itu? sebagai makhluk sosial, kita susah untuk menghindari hal-hal tersebut tetapi kita bisa mencoba mengatasi hal itu, yaitu:

1. Kenali dan fahami penyebab

kenali-penyebabBad mood bisa disebabkan berbagai macam sebab dan dengan mengetahui penyebabnya, kita akan mudah untuk mengatasinya. Misal kita bad mood ketika melihat meja atau ruang kerja yang berantakan, atau menginggat beban kerja yang berat atau hutang yang menumpuk. Nah mungkin anda bisa merapikan meja atau ruang kerja anda terlebih dahulu atau membagi beban kerja agar terasa ringan.

2. Atur prioritas

priority1Seperti pada tulisan lainnya, sebaiknya kita selalu mempunyai ‘planning’/rencana dan selalu tentukan prioritas. Kerjakan aktifitas yang paling penting dan cukup mempengaruhi tugas-tugas kita selanjutnya.

3. Disiplin

disiplinSetiap aktifitas atau tugas yang akan kita lakukan, selalu tentukan deadline. Meskipun perusahaan atau client kita juga telah menentukan deadline tetapi sebaiknya kita juga mempunyai deadline tersendiri yang tentunya tidak saling ‘bertabrakan’ antara deadline kita dengan deadline dari perusahaan/client. Hal dapat memacu semangat kerja kita untuk menyelesaikan tugas dan menghindari terjadinya bad mood ketika pekerjaan semakin menumpuk.

4. Letakkan foto orang-orang yang kita cintai

orang-tercinta1Seringkali ketika kita melihat orang yang kita cintai, perasaan sedih, tidak semangat akan berbalik menjadi senang atau semangat. Hal ini bisa kita gunakan dengan meletakkan foto-nya di tempat yang mudah kita lihat, misal meletakkan foto keluarga di meja, foto anak, atau pacar and :D
Memang hal ini terlihat sangat personal tetapi hal ini dapat memacu semangat.

5. Hindari Penyebabnya

Hal ini berkaitan dengan poin pertama, ketika kita mengenali penyebab bad mood. Sebaiknya kita menghindari hal-hal itu ketika akan memulai aktifitas kerja, alangkah baiknya penyebab itu dapat kita selesaikan sebelum beraktitas.

Itulah beberapa tips mengatasi perasaan bad mood, tapi yang perlu diingat bahwa waktu akan terus berjalan tanpa bisa dihentikan, dengan perasaan bad mood atau tidak. Usahakan kita selalu bisa mengendalikan perasaan kita akan bisa mencapai “hari ini lebih baik dari kemarin“.

Sumber http://www.f-buzz.com

SUKSES KERJA DI KANTOR

Uncategorized | Publicado por admin 31 de October de 2009

defining-it-project-successSukses di tempat kerja merupakan keinginan semua karyawan, apalagi jika diberi kesempatan yang luas untuk menduduki jabatan yang tertinggi. Namun hal itu tidak mudah untuk dicapai karena diperlukan banyak hal yang harus dikuasai dan dijalankan baik pada diri sendiri maupun bersama rekan, bawahan dan atasan.

Berikut ini adalah hal-hal / faktor-faktor yang dapat mengantar kita pada kesuksesan / keberhasilan di tempat kerja kita dari organisasi.org :

1. Disiplin Tinggi

Hal mulai dari seragam pakaian, ketaatan waktu mulai kerja dan pulang kerja, waktu istirahat, tepat waktu dalam menjalankan tugas atau perintah, tidak membuat kericuhan serta mentaati segala aturan yang berlaku merupakan contoh dari menjunjung kedisiplinan dalam bekerja.

2. Mampu Mengendalikan Diri

pengendalian-diriJadikan emosi kita sebagai pemacu kinerja kerja kita daripada hanya merusak hubungan kita dengan orang lain. Emosi bisa beracam-maca mulai dari perasaan marah, benci, dendam, sedih, takut, dan sebagainya. Bertindaklah yang wajar walaupun emosi anda sedang kacau kerena berbagai faktor. Sabar, mampu menganalisis situasi kondisi dan tidak bertindak gegabah merupakan hal yang baik dari pengendalian diri di kantor.

3. Mampu Bekerja Sama Dalam Tim

Kemampuan membagi tugas dengan rekan kerja, berkoordinasi dengan bawahan dan atasan, saling mengisi kekurangan, saling bahu-membahu, tidak saling menjatuhkan, bersaing secara sehat, memiliki komunikasi yang aktif dan sehat merupakan beberapa hal yang dapat membuat tim kerja menjadi baik.

4. Tahan Banting Dan Sehat

Kemampuan untuk bekerja di bawah tekanan besar, dikejar-kejar target/dead line, mampu bekerja di luar jam kerja, dimarahi atasan, tegar menghadapi berbagai persoalan pelik, tidak mudah jatuh sakit, tidak mudah stres akan sangat menunjang kesempurnaan hasil kerja kita.

5. Memiliki Kemampuan Berpikir Yang Baik

Mampu bekerja tanpa harus selalu diajari orang lain, mampu mengidentifikasi input, melaksanakan proses dan menghasikan output yang diharapkan kantor dalam bekerja, mampu mengatasi konflik, bersikap dewasa, mampu fokus/konsentrasi penuh pada penyelesaian pekerjaan yang diberikan, wawasan dan jaringan luas, mempunyai daya ingat dan runtun berpikir yang baik akan menunjang keberhasilan kita di perusahaan tempat kita bekerja.

6. Kreatif Dan Inovatif

kreativCiptakan hal-hal yang baru dan segar yang dapat menunjang aktivitas kerja kita serta mampu membuat pencapaian target tercapai dalam waktu singkat atau waktu kerja menjadi lebih singkat terselesaikan. Mampu memberikan masukan-masukan bermanfaat akan membuat perusahaan dan atasan memperhitungkan kita.

7. Mampu Mencapai Target

capai-targetSedari mula buat perencanaan yang baik dalam pencapaian target yang diberikan dan buat time line jadwal dari tahap-tahap pekerjaan yang harus dilewati agar nantinya tidak terburu-buru di akhir tenggat waktu dan terlalu santai di awal waktu. Di tengah jalan pun kita harus mampu mengubah rencana, metode dan langkah kerja bila diperlukan. apabila target yang diberikan mustahil anda gapai walaupun segenap tenaga, waktu dan pikiran anda curahkan, maka bicarakan baik-baik pada atasan agar meninjau kembali target yang diberikan beserta alasan-alasan logis yang dapat diterima pimpinan.

8. Menghormati Dan Menghargai Orang Lain

Hargailah orang-orang yang ada di sekitar kita karena mereka mungkin saja akan dapat membantu pekerjaan kita baik secara langsung maupun tidak langsung. Office boy, caraka, cleaning service, satpam, orang kantin, petugas parkir, pegawai kantor lain, penduduk sekitar, dan lain-lain merupakan pihak yang perlu kita hargai dan hormati serta kita anggap seperti teman sendiri agar ketika kita ada kesulitan mereka akan membantu kita dengan senang hati tanpa diminta.

9. Itikad Baik

Bekerjalah dengan senang hari untuk membangun dan mencapai tujuan perusahaan. Jangan terlalu banyak menuntut hak kita jika kewajiban kita banyak yang kita lalaikan. Pelajari dan laksanakan segala peraturan, pedoman kerja serta budaya perusahaan. Jangan mudah terprovokasi dan diiming-imingi materi untuk membocorkan rahasia perusahaan atau pindah ke perusahaan lain. Bekerjalah dengan baik dan setia apabila perusahaan telah memberikan apa-apa yang kita butuhkan. Terlalu rakus, materialistis, menghalalkan segala cara dan hidup berlebihan akan dapat menghancurkan karier kita. Syukuri dan bersyukur atas apa yang telah kita peroleh akan membuat kita semakin bahagia lahir dan batin.

10. Mampu Belajar, Mengamati dan Mengevaluasi

Selain bekerja kita sebaiknya terus belajar dari pengalaman diri sendiri serta pengalaman orang lain dan juga dari berbagai referensi yang mampu meningkatkan kinerja kita. Kita harus mampu melihat dan membaca situasi dari awal hingga akhir agar dapat membandingkan serta melakukan evaluasi untuk memperbaiki yang kurang baik dan mengembangkan yang sudah baik.

Faktor-faktor penunjang sukses di kantor di atas mungkin secara keseluruhan tidak dapat anda kuasai. Tapi minimal anda kembangkan kelebihan anda dan minimalisir kekurangan anda. Faktor di atas tidak dipengaruhi oleh latar belakang pendidikan, ras, agama, keturunan, kondisi ekonomi, dan sebagainya. Orang yang berasal dari kelaurga mampu, lulusan S3 dan anak dari mantan presiden direktur belum tentu bisa mengungguli seseorang dari keluarga miskin, putus sekolah, anak petani kecil dan pernah kerja kasar.

Semoga kiat sederhana ini berguna bagi kita semua.

Sumber : organisasi.org

Cara Mudah Disenangi Kawan di Tempat Kerja

Uncategorized | Publicado por admin 31 de October de 2009

pilkada-01-a

Langkah 1. Selalu tampil rapi dahulu

Selalu tampil dengan sangat rapi setiap kali keluar rumah untuk bertemu seseorang, baik kerja atupun cuma jalan-jalan. Orang lain selalu lebih suka terhadap orang yang merawat diri.

Langkah 2. Tidak bersikap berlebihan

Tidak usah bersikap berlebihan atas hal-hal kecil yang terjadi. Laporan kerjaan yang telat, ban kempes, dan lain-lain jangan sampai merusak hari anda. Usahakan untuk rileks kalau menghadapi hal-hal kecil itu. mengontrol emosi adalah cara kita mengatasi ini.

Langkah 3.  Sopan

Perlakukan teman dengan baik, dengan penghargaan yang sepantasnya. jangan bercanda yang merendahkan orang lain.

Langkah 4. Makanan

Membawa makanan buat dimakan bareng ke kantor tanpa alasan tertentu dapat membantu anda diterima oleh teman-teman.

Langkah 5. Beri perhatian

Jangan lupa beri perhatian pada teman. Tanyakan tentang anaknya, jangan lupa pula beri pujian pada teman-teman.

Langkah 6. Bersikap loyal pada teman

Jangan omongin teman dibelakang mereka. Meskipun anda me rasa mereka memang pantas untuk itu.

Langkah 7. Letakkan dirimu sebagai dirinya

Jangan pernah melakukan sesuatu yang anda  tidak suka bila hal itu dilakukan pada anda.

Sumber : http://www.gp-ansor.org

KIAT SUKSES DI TEMPAT KERJA

Uncategorized | Publicado por admin 31 de October de 2009

1. TAMPILKAN RASA PERCAYA DIRI

Rahasia utama menuju sukses ialah percaya pada diri sendiri. Seperti yang ditegaskan oleh Ralp Waldo Emerson.
Apa saja kiat untuk percaya diri :

  1. Yakinlah dengan kemampuan diri sendiri
  2. Usahakan mampu berkomunikasi dengan diri sendiri
  3. Yakinlah setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan
  4. Jauhkan rasa minder dan rendah diri
  5. Bersikaplah biasa, tidak ” over dan under confidence “

2 JAGALAH DISIPLIN DIRI

Disiplin merupakan langkah awal menuju sukses. Tiada sukses tanpa disiplin. Di bawah ini ada beberapa kriteria orang-orang yang berdisiplin tinggi

  1. Datang ke tempat kerja sebelum jam masuk
  2. Meninggalkan tempat kerja melebihi jam pulang
  3. Tidak meninggalkan pekerjaan tanpa ijin atasan
  4. Jam kerja digunakan secara efektif
  5. Tidak menggunakan jam kerja untuk hal yang tidak terkait dengan   pekerjaan.

3 ETIKA MASUK Tempat kerja

Masuk tempat kerja tak ubahnya kalau bertamu ke rumah orang lain. Ada tata caranya :

  1. Mengucap salam lebih dulu
  2. Tunjukkan wajah ceria
  3. Pandanglah semua orang yang ada di ruangan dengan senyum
  4. Tanyakan kabar baik pada teman sekerja.
  5. Jika memungkinkan ucapkan salam pada atasan setiap pagi

4 PAHAMI DASAR ETIKA PERGAULAN

Dalam keseharian manusia, gesekan dengan sesamanya tak terelakkan. Untuk mengurangi gesekan, ada seperangkat kode etik untuk dipahami.

  1. Bersikap sopan santun dan ramah
  2. Perhatian terhadap orang lain
  3. Mampu menjaga perasaan orang lain
  4. Toleransi dan rasa ingin membantu
  5. Mampu mengendalikan emosi diri

5 ETIKA BERPAKAIAN

Tiada kesan tanpa penampilan yang baik. Penampilan yang baik tercipta
dari pakaian yang kita pakai. Bagaimana mendapatkan citra yang baik

6 BERBICARA

Dalam berbicara ada hal yang harus diperhatikan :

1) Etika Berbicara

Berbicara adalah mengeluarkan, menyusun kata-kata secara teratur
melalui lisan sehingga dapat dimengerti oleh lawan bicaranya. Faktor
utama dalam berbicara adalah bahasa. Dari bahasa tersebut
mempengaruhi pula etika dan aturan bicara.
Dalam berbicara, ada beberapa hal yang harus diketahui

  • Bicara harus menatap lawan bicara
  • Suara harus jelas terdengar
  • Menggunakan tata bahasa yang baik
  • Jangan menggunakan nada suara yang tinggi
  • Pembicaraan mudah dimengerti

2) Berbicara Simpatik

Simpatik bisa diartikan menyenangkan atau menarik hati.
Beberapa syarat yang perlu diperhatikan untuk berbicara simpatik :

  • Bisa mengimbangi lawan bicara
  • Berkeinginan menyenangkan lawan bicara
  • Mampu menciptakan rasa humor
  • Mau memuji lawan bicara
  • Mampu menjadi pendengar yang baik

3) Yang harus dihindari dalam pembicaraan

Hal-hal yang harus dihindari dalam pembicaraan

  • Membicarakan kejelekan orang lain
  • Membicarakan hal yang sensitive
  • Memotong pembicaraan orang lain
  • Mendominasi pembicaraan
  • Banyak membicarakan diri sendiri

7 HUBUNGAN DENGAN ATASAN

Atasan adalah manusia biasa yang bisa sekali waktu baik disengaja
maupun tidak sengaja melakukan kesalahan dengan melanggar aturan dan
prosedur perusahaan.
Untuk itu, apa saja yang harus diperhatikan dalam hal ini :

  1. Hormat kepada setiap atasan
  2. Mintalah saran dan petunjuk agar dapat berkomunikasi dengan atasan
  3. Usahakan tidak membuat kecewa atasan
  4. Berikan masukan dan saran secara bijak
  5. Jangan spontan menolak perintah atasan
  6. Jangan membuat malu atasan

8 HUBUNGAN DENGAN TEMAN SEKERJA

Teman sekerja adalah segala-galanya. Pekerjaan akan berhasil baik,
apabila sudah terbangun sistem kerja sama yang kondusif.
Kiat sederhana agar diri kita dihormati oleh teman sekerja :

  1. Jangan menganggap teman sebagai pesaing, tetapi mitra kerja
  2. Kembangkan kebiasaan saling membantu
  3. Kembangkan kebiasaan saling mengingatkan
  4. Usahakan tidak terjadi konflik
  5. Kembangkan kebiasaan diskusi sehat
  6. Jangan menjatuhkan teman dihadapan atasan

9 HUBUNGAN DENGAN BAWAHAN

Bawahan adalah komponen yang tak terpisahkan dari keseharian Anda,
bahkan dalam banyak hal Anda sangat bergantung kepadanya.
Ada tipe-tipe kepemimpinan yang dapat kita pelajari bersama agar kita
menjadi atasan yang juga seorang pemimpin yaitu :

  1. Hargai bawahan sebagai manusia yang bermartabat
  2. Jangan terlalu menunjukkan kekuasaan
  3. Bangun hubungan personal yang mesra
  4. Sering-seringlah menanyakan kondisi kesehatan dan keluarganya.
  5. Berilah perintah dan teguran secara bijak.

10 PERHATIKAN PENAMPILAN ANDA

Baik buruknya penampilan, berperan besar dalam menunjang kesuksesan
seseorang.

Berikut adalah sejumlah tolok ukur yang dapat dipakai untuk mengukur
sejauh mana kita sudah berpenampilan yang menawan namun tetap
beretika :

  1. Menjaga sikap tubuh yang seimbang ( cara berdiri, duduk, berjalan, dll )
  2. Menunjukkan ekspresi wajah yang simpatik
  3. Menjaga kebersihan diri
  4. Menjaga bau badan dan mulut
  5. Menjaga kesehatan sehingga tampil prima

11 JAGA KREDIBILITAS ANDA

Kredibilitas menuntun seseorang untuk memiliki etika yang tinggi di
dalam pergaulan.
Ada beberapa poin yang harus diperhatikan :

  1. Bicaralah dengan jujur
  2. Tepatilah janji
  3. Miliki rasa tanggung jawab yang tinggi
  4. Jangan berjiwa pengecut
  5. Jaga sikap loyal terhadap organisasi

12 MENGANGGAP tempat kerja SEBAGAI RUMAH KEDUA

Rumahku adalah surgaku, membuat hati berbunga-bunga..
Minimal 8 jam selama 6 hari dalam seminggu kita berada di tempat kerja. Pantaslah kiranya apabila kita menganggap tempat kerja adalah rumah kita yang kedua. Bagaimana agar kita bisa menganggapa tempat kerja sebagai rumah kita yang kedua?
Di bawah ini ada beberapa kiat yang dapat kita lakukan :

  1. Merasa seperti di rumah sendiri
  2. Buat suasana tempat kerja yang menyenangkan
  3. Ubah posisi peralatan ruang tempat kerja secara periodik

Mungkin susah menerapkan itu semua sekaligus , tetapi kita, Anda harus mulai dari Anda sendiri. Barulah tolong orang lain (bila mau ditolong loh iya) untuk menerapkannya juga bagi dirinya.

Sumber:  webforum.plasa.com